Jak Tv Background

Keberadaan lembaga-lembaga penyiaran swasta yang dinilai kurang terkonsentrasi dalam mengakomodasi informasi yang spesifik bagi masyarakat di Jakarta dan sekitarnya menjadi dasar idealisme dua group usaha besar di Indonesia yakni Mahaka (Mahaka Media) dan Artha Graha Networks (Electronic City) untuk bekerjasama mewujudkan suatu  saluran News & Informasi yang bisa menjadi wadah komunikasi sekaligus respon atas kebutuhan masyarakat akan program yang bermutu dan dekat dengan mereka.

Dengan mempertimbangan kondisi ini, didirikanlah JAK-TV sebagai stasiun televisi swasta lokal yang menyajikan program berita dan acara yang lebih spesifik dan tajam akan masalah lokal Ibu Kota Jakarta.

Pada tanggal 29 Juli 2013 Kominfo memberikan Izin Prinsip Penyelenggaraan Penyiaran Lembaga Penyiaran Swasta Jasa Penyiaran Televisi PT. Danapati Abinaya Investama melalui surat bernomor 271/KEP/M.KOMINFO/7/2010. Dan pada tanggal 19 Agustus 2011 Kominfo memberikan Izin Penyelenggaraan Penyiaran Lembaga Penyiaran Swasta Jasa Penyiaran Televisi PT. Danapati Abinaya Investama melalui surat bernomor 373/KEP/M.KOMINFO/08/2011.

Dalam perjalanannya, jak tv semakin memperluas jangkauan siar dengan menggunakan fasilitas Satellite Palapa D. Melalui strategi ini, kebutuhan masyarakat akan Berita & Informasi yang lebih mengakomodir kebutuhan mereka semakin terpenuhi.

Pembuktian Jak tv semakin diterima masyarakat secara nasional adalah dengan seringnya Jak tv dipercaya menggelar siaran dari berbagai daerah di Indonesia baik yang terkait kebudayaan, ekonomi hingga politik seperti siaran Debat Kandidat Pilkada daerah setempat.

Jak tv bertekad menjadi saluran berita dan Informasi yang bisa mewujudkan idealisme para pendirinya dengan mengusung pesan dari Jakarta untuk Indonesia