JAKARTA, 29 Oktober 2026 – Jakarta Financial Festival (FinFest) 2026 mencatat pembukaan lebih dari 1.000 rekening baru dan penghimpunan dana masyarakat yang melampaui Rp 5 miliar selama dua hari penyelenggaraan. Kegiatan yang berlangsung di Blok M Square, Jakarta Selatan, pada 23–24 Oktober 2026 ini menjadi salah satu upaya mendorong perluasan akses serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
Dalam ajang tersebut, Bank Jakarta memperoleh dua penghargaan sekaligus, yaitu kategori Booth Teredukatif dan Booth Teratraktif. Penghargaan ini diberikan atas partisipasi Bank Jakarta dalam menghadirkan edukasi keuangan melalui pendekatan yang informatif dan interaktif bagi pengunjung.
Melalui kampanye #JakartaSehatFinansial, Bank Jakarta menggabungkan edukasi perbankan dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di Klinik Bank Jakarta. Program ini menjangkau beragam kalangan, mulai dari pedagang pasar dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga generasi muda.
Pengunjung juga dapat mengakses berbagai layanan perbankan, seperti pembukaan rekening tabungan secara langsung, pengenalan layanan digital untuk pendanaan (funding) dan pembiayaan (lending), serta promosi deposito secara daring.
Direktur Utama Bank Jakarta sekaligus Ketua Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) DKI Jakarta, Agus H. Widodo, mengatakan bahwa keberhasilan industri jasa keuangan tidak hanya ditentukan oleh besarnya transaksi atau perkembangan teknologi, tetapi juga manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
”Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi Bank Jakarta, untuk terus memperluas edukasi keuangan, dan mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat. Kami meyakini bahwa literasi keuangan yang baik, akan mendorong masyarakat mengambil keputusan finansial secara lebih bijak, sedangkan inklusi keuangan yang berkualitas dapat membuka peluang ekonomi yang lebih luas,” ujar Agus.
Ia juga menegaskan komitmen Bank Jakarta untuk memperkuat kolaborasi dengan regulator, pemerintah daerah, dan pelaku industri jasa keuangan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya pedagang pasar dan pelaku UMKM.
”Ke depan, Bank Jakarta akan terus memperluas jangkauan edukasi keuangan, mengembangkan layanan digital yang mudah diakses, serta memperkuat pelindungan konsumen dan pemberdayaan UMKM. Kami berharap upaya ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung Jakarta menuju kota global, dengan perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan,” ucap Agus.
FinFest 2026 mengusung tema ”Kumpul Asik, Melek Finansial, Ekonomi Tumbuh” dan diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian Bulan Inklusi Keuangan. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Bank Indonesia, Perumda Pasar Jaya, FKIJK DKI Jakarta, serta sejumlah pelaku industri jasa keuangan.
Selama dua hari pelaksanaan, FinFest 2026 dihadiri lebih dari 7.500 pengunjung. Kepala OJK Jabodebek, Edwin Nurhadi, mengapresiasi keterlibatan aktif lembaga jasa keuangan dalam memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan. Ia berharap kolaborasi lintas sektor dapat terus berlanjut agar akses dan pemanfaatan layanan keuangan formal semakin merata di berbagai lapisan masyarakat.