05 September 2024   |   (Jak Tv)

Faisal Basri Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung

Share

JAKARTA, 5 September 2024 - Ekonom Universitas Indonesia (UI) Faisal Basri meninggal dunia pagi ini. Faisal Basri meninggal dunia akibat serangan jantung pagi hari ini, Kamis (5/9).

"Kira-kira hari Senin (2/9) itu Pak Faisal itu dapat serangan jantung, informasi dari keluarga. Jadi dirawat, belum berhasil ditangani," ujar Rektor Universitas Paramadina, Didik J Rachbini, saat dihubungi.

Didik mengatakan Faisal Basri sempat dirawat di RS Mayapada, Kuningan, Jakarta, selama tiga hari

"Iya tiga hari kira-kira di rumah sakit. Kemungkinan besar pagi ini dibawa ke rumah duka. Habis Asar dikebumikan," tuturnya.

"Pak Faisal Basri itu memang bekerjanya cukup keras dari hari ke hari. Minggu lalu masih ngobrol di kantor Indef. Memang setiap minggu Pak Faisal itu datang, nongkrong, nulis. Minggu lalu masih ngantor, salaman sama pegawai, sama pengemudi, dan lain-lain," tuturnya.

Sejumlah menteri dan pejabat pun turut berbela sungkawa. Salah satunya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan turut berduka atas wafatnya ekonom senior Faisal Batubara alias Faisal Basri.

"Turut berduka cita atas wafatnya Faisal Batubara, SE, MA, Ekonom Senior RI (1959-2024). Terima kasih atas dedikasi, saran, dan masukan yang bermanfaat bagi kemajuan pembangunan ekonomi di Indonesia," ujar Luhut melalui unggahan Instagram Story @luhut.pandjaitan.

"Pak Faisal sering memberi banyak masukan soal ekonomi Indonesia, termasuk soal hilirisasi nikel. Meski kami terkadang berbeda pandangan, saya selalu menghargai setiap pemikiran dan argumen yang beliau sampaikan," ujar Luhut.

Faisal Basri meninggal pada usia 65 tahun. Ia mengembuskan napas terakhir pagi ini pukul 03.50 WIB di RS Mayapada, Kuningan, Jakarta.

Jenazah akan dibawa ke rumah duka di kompleks Gudang Peluru, Jakarta Selatan. Pemakaman akan dilakukan setelah Asar dari Masjid Az-Zahra, Gudang Peluru, Tebet, Jakarta Selatan.

Share