JAKARTA - Menyambut perayakan 78 tahun kemerdekaan Indonesia, Tehbotol Sosro meluncurkan 16 kemasan desain khusus yang merupakan karya para pemenang kompetisi desain Tehbotol Sosro. Dengan tema ‘Bangga Berbudaya Asli Indonesia’, yang disampaikan dalam visual kreatif.
Peluncuran ini diikuti pembukaan Pameran Ilustrator Bangga Berbudaya Asli Indonesia yang menampilkan lebih dari 1000 karya ilustrator peserta kompetisi desain Tehbotol Sosro. Kegiatan ini adalah kesinambungan dan perwujudan gerakan #LocalsUnite yang digagas oleh Tehbotol Sosro.
“Pameran Ilustrator Bangga Berbudaya Asli Indonesia adalah bentuk apresiasi Tehbotol Sosro kepada para ilustrator dan komunitas ilustrasi, visual art, street art, dan seni grafiti atas karya-karya mereka. Pameran ini kami kemas sebagai titik kumpul komunitas, ruang berbagi ilmu, dan berjejaring,” sambut Sabrina Kharisanti, Chief Marketing Officer PT Sinar Sosro.
“Saya berharap pameran ini menginspirasi lebih banyak anak muda Indonesia untuk lebih semangat berkarya dan membangun karyanya menjadi kebanggaan Indonesia,” tambah Sabrina.
Gerakan ini bertujuan menemukan lebih banyak ilustrator Indonesia kreatif yang mampu menggambarkan kebanggaan akan kebudayaan Indonesia pada karyanya. Peserta kompetisi mendaftarkan karya mereka berdasarkan tiga kategori, yakni ‘Kuliner Asli Indonesia,’ ‘Kesenian Asli Indonesia,’ dan ‘Tradisi Asli Indonesia.’ Salah satu dewan juri dari kompetisi ini adalah ilustrator Yessiow yang menobatkan limabelas desain sebagai pemenang.
Pameran digelar pada 11-20 Agustus 2023 di area Creative Hall M Bloc Jakarta. Selain pameran 15 karya pemenang, Tehbotol Sosro juga akan menampilkan lebih dari 1.000 karya peserta kompetisi desain 2023. Pengunjung bisa menikmati immersive theater, pameran, lokakarya dan hiburan tanpa dipungut biaya.
Emira Bunga, salah satu pemenang kategori Kesenian Asli Indonesia Kompetisi Disain Tehbotol Sosro 2023, menyajikan karya ilustrasi Tari Nandak Ganjen. Tari tersebut adalah kreasi asal Betawi yang diciptakan oleh Entong Sukirman dan Atien Kisam. Nandak artinya menari dan Ganjen yang berarti genit. Jadi Nandak Ganjen itu tarian yang bercerita tentang gadis muda Betawi yang lincah, genit, centil dan gembira tapi tetap sopan dan santun.
“Proses kreatifnya sendiri, pertama aku riset apa itu tari Nandak Ganjen. Aku sendiri familiar dengan tariannya karena pernah tergabung sebagai penarinya. Disitulah Aku mencari esensi centil dengan memilih warna-warna yang di tampilkan dalam ilustrasi dan juga pose-pose yang ada di tarian tersebut” papar Emira Bunga.
Foto : SS/jaktv
Simak berita-berita pilihan lainnya di Jaktv Official