JAKARTA, 26 Oktober 2026 – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) berhasil meraih tiga penghargaan dalam ajang Indonesia Human Capital Brilliance Awards (IHCBA) 2025. Penghargaan tersebut diberikan pada malam apresiasi yang berlangsung di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/1).
Tiga penghargaan yang diraih mencakup bidang pengalaman dan kesejahteraan karyawan, transformasi kepemimpinan, serta pengelolaan sumber daya manusia (SDM). Capaian ini menjadi bentuk pengakuan terhadap upaya Transjakarta dalam mengembangkan kualitas SDM sebagai bagian penting dari peningkatan layanan transportasi publik.
Penghargaan pertama, The Most Brilliant Employee Experience & Wellbeing of The Year 2025 – Regional Champion, diberikan kepada PT Transportasi Jakarta. Sementara itu, Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, meraih penghargaan The Most Brilliant CEO in Human Capital Transformation of The Year 2025 – Regional Champion.
Penghargaan ketiga, The Most Brilliant Chief Human Capital Officer of The Year 2025 – Regional Champion, diberikan kepada Direktur Keuangan, SDM, dan Umum Transjakarta, Mayangsari Dian Irwantari.
Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil dari komitmen perusahaan dalam menempatkan SDM sebagai aset strategis. Menurutnya, kesejahteraan karyawan dan penguatan kualitas SDM menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas operasional serta keandalan layanan transportasi publik.
“Capaian ini milik seluruh insan Transjakarta. Kami percaya bahwa layanan transportasi publik yang andal dan berkelas dunia hanya dapat lahir dari tangan-tangan SDM yang unggul, bahagia dan sejahtera," ujarnya, Sabtu (24/1).
Ia menambahkan, penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi Transjakarta untuk terus membangun lingkungan kerja yang adaptif dan inklusif. Langkah ini diharapkan dapat mendukung proses transformasi Jakarta menuju kota global melalui pengembangan SDM yang berkualitas.
Sementara itu, Direktur Keuangan, SDM, dan Umum Transjakarta, Mayangsari Dian Irwantari, menjelaskan bahwa perusahaan tengah melakukan pembaruan dalam pengelolaan talenta. Upaya tersebut berfokus pada penciptaan lingkungan kerja yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keseimbangan kehidupan dan pekerjaan para pegawai.
Menurut Mayangsari, transformasi pengelolaan SDM juga diarahkan untuk memberikan kesempatan kepada setiap pegawai dalam mengembangkan potensi dan kompetensinya. Dengan demikian, peningkatan kualitas SDM diharapkan dapat berkontribusi langsung terhadap mutu pelayanan Transjakarta kepada masyarakat.
“Melalui sistem ini, Kami mengintegrasikan kesejahteraan dengan penguatan kompetensi digital dan tata kelola SDM yang transparan," tandasnya.
Melalui capaian ini, Transjakarta menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengelolaan SDM, meningkatkan kesejahteraan pegawai, serta mengembangkan budaya kerja yang mendukung peningkatan kualitas layanan transportasi publik di Jakarta.